Viral Orasi ‘2019 Jokowi Kalah’, TGB Ungkap Fakta Sebenarnya

12
loading...

 
Gosipviral.com – Video orasi TGH Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) yang menyebut ‘2019 Jokowi kalah’ saat menghadiri kampanye cawapres Ma’ruf Amin beredar luas. TGB menyebut video yang beredar tersebut editan.

Dalam video yang beredar, TGB tengah berorasi di depan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Lapangan Nasional Selong, Kabupaten Lombok Timur, NTB, Selasa (2/4). Dalam video itu, TGB terdengar menyebut ‘2019 Bapak Jokowi kalah’. Berikut orasi TGB dalam video tersebut:

Saya tanya, 2019 (massa teriak ‘menang’), 2019 (massa teriak ‘menang’), 2019 (massa teriak ‘menang’), Bapak Jokowi kalah. Tetapi walaupun di NTB ini beliau kalah telak, namun beliau sebagai pemimpin, beliau sebagai pemimpin, tetap memberi perhatian penuh pada Nusa Tenggara Barat.

Video ini lantas juga dikomentari akun Twitter Waketum Gerindra Fadli Zon. “Sudah diakui di NTB @Jokowi kalah telak, padahal Pilpres masih 2 minggu lagi,” cuit Fadli, Rabu (3/4/2019).


 Menanggapi viral tersebut, TGB menjelaskan bahwa ada bagian dalam video yang diedit. “2104-nya dibuang lalu di depannya dimasukkan yel-yel 2019,” ujar TGB kepada wartawan.

TGB pun memberikan video yang menampilkan dirinya menyebut Jokowi kalah telak di NTB tahun 2014. Berikut transkrip video tersebut:

Bapak-bapak, ibu-ibu yang saya muliakan, kita hadir di sini untuk menunjukkan semangat kita mendukung pasangan calon nomor (massa teriak ‘satu’), pasangan Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin untuk terus membangun Indonesia, memajukan Indonesia.

Bapak ibu, saya ingin sampaikan di sini. Dulu pada tahun 2014, dengar bapak-bapak dan ibu-ibu, dulu pada tahun 2014 bapak Jokowi kalah, iya. Tetapi walaupun di NTB ini beliau kalah telak (tahun 2014), namun beliau sebagai pemimpin tetap memberi perhatian penuh pada Nusa Tenggara Barat.

TGB mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebar informasi hoax dan fitnah. TGB menekankan pentingnya berkompetisi dalam Pilpres 2019 secara sehat.

“Ayo berkompetisi yang baik, jangan budayakan hoax dan fitnah. Memalukan,” ujar TGB. 
(dETIK)
https://platform.twitter.com/widgets.js