Terungkap! Netizen Beberkan Borok Boss Bukalapak Pakai Cuitan Data Tahun 2013

101
loading...


Gosipviral.com – Tagar berbunyi Bukalapak mendadak menjadi trending topic teratas di Twitter pada Jumat (15/2/2019) dini hari pukul 01.00 WIB.

Tagar yang trending itu berbunyi dua arah yakni #DukungBukaLapak dan #uninstallbukalapak.

Tak hanya tagar mengaitkan Bukalapak, pada urutan trending juga diramaikan #UninstallTraveloka.


Ternyata hal ini dipicu oleh cuitan CEO Bukalapak dan Traveloka, Achmad Zaky.

Achmad Zaky pada halaman Twitternya, menulis kritik secara tidak langsung mengenai budget R&D Negara Indonesia dan menyinggung presiden baru, pada Kamis (13/2/2019).

“Omong kosong industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. US 511B 2. China 451B 3. Jepang 165B 4. Jerman 118B 5. Korea 91B 11. Taiwan 33B 14. Australia 23B 24. Malaysia 10B 25. Spore 10B 43. Indonesia 2B. Mudah2an presiden baru bisa naikin,” tulis Achmad Zaky di cuitannya.


Namun berdasarkan pantauan redaksi postingan tersebut telah dihapus.

Karena hal itu, netizen Twitter ramai-ramai melayangkan kritik. 



Terlebih lagi cuitan yang disampaikan Achmad Zaky adalah data tahun 2013 sebagaimana dilihat dari wikipedia https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_countries_by_research_and_development_spending posisi Indonesia urutan 43.

Dilansir dari detik.com Berdasarkan data R&D Magazine Survey, dana untuk penelitian di Indonesia pada 2018 diperkirakan sekitar USD 10,23 miliar atau 0,91 persen dari PDB. Dari sisi jumlah, angka itu menempatkan Indonesia pada peringkat 28 dari 116 negara, tetapi kalau dilihat dari sisi rasio terhadap PDB, porsi itu masih tampak relatif kecil. (rdmag.com).

https://platform.twitter.com/widgets.js. .

https://platform.twitter.com/widgets.js. .



 Walaupun kondisi riset di Indonesia belum mencapai kondisi ideal suatu negara, namun Indonesia telah berhasil meningkatkan peringkat daya saing dari peringkat 41 ke 36 dunia. Berdasarkan laporan The Global Competitiveness Index 2017-2018 yang dirilis oleh World Economic Forum, Indonesia berada di peringkat 36 dari 137 negara. Peringkat tersebut naik dari posisi tahun lalu yaitu 41 dari 138 negara.

Kenaikan 5 peringkat tersebut, masih menempatkan Indonesia di bawah 3 negara tetangga di Asia Tenggara yaitu Thailand pada posisi 32, Malaysia di posisi 23, dan Singapura di posisi 3. Namun demikian, Indonesia masih berada di atas Vietnam yang berada di posisi 55 dan Filipina di posisi 56 serta Brunei Darussalam di posisi 46.

Indonesia adalah salah satu innovator teratas di antara negara berkembang, dan telah berhasil memperbaiki kinerja di semua pilar, antara lain perbakan di bidang institusi, infrastruktur, lingkungan makro ekonomi, kesehatan dan pendidikan dasar, pendidikan yang lebih tinggi dan pelatihan, efisiensi pasar barang, efisiensi pasar tenaga kerja, perkembangan pasar uang, kesiapan teknologi, ukuran pasar, kecanggihan bisnis serta inovasi.

Berikut rincian peringkat tiap pilarpembentuk daya saing Indonesia


Dalam rilis WEF tersebut, Indonesia menempati peringkat 31 dalam inovasi dan peringkat 32 untuk kecanggihan bisnis, dan kesiapan teknologi meningkat dari urutan ke 91 ke urutan 80.(
 http://technology-indonesia.com/detik.com)

https://platform.twitter.com/widgets.js