Rian Ernest dengan Habiburokhman Debat Panas hingga Saling Tunjuk soal Kampanye Jokowi dan Prabowo

8
loading...

Gosipviral.com – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Rian Ernest terlibat debat panas dengan Politisi Gerindra, Habiburokhman terkait kampanye antara kedua Capres Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Hal itu tampak saat Rian dan Habiburokhman menjadi narasumber acara Mata Najwa di Trans7, Rabu (10/4/2019).

Mulanya Rian membandingkan cara orasi oleh Jokowi dan Prabowo dalam kampanye akbar yang dilakukan menjelang pilpres.

“Kita lihat banyak warga berkumpul tapi ada perbedaan di sini,” ujar Rian.

“Warga yang ada di kampanye Jokowi berkumpul karena semarak kegembiraan, canda tawa, kalau di kubu Pak Prabowo berbaris karena ketakutan dengan yang disebarkan oleh Pak Prabowo,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Habiburokhman menyatakan bahwa pernyataan Rian adalah asal bunyi.

“Enggak ada basic risetnya, enggak ada basic argumentasinya, asal ngomong karena keberpihakan,” tegas Habiburokhman.

Menurutnya tidak perlu membicarakan isi dan motif seseorang seperti apa, namun dilihat dari segi kuantitasnya.

“Yang gampang di lihat sama-sama di Solo kemarin dengan hari ini (Rabu) penuh mana? Kemudian cek saja nanti sama-sama di Senayan penuh mana, itu saja gitu lho,” ujar Habiburokhman.

Pernyataan itu lantas ditanggapi oleh Rian dengan menyinggung soal suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

“Jadi menarik juga, demokrasi kita jadi politik banyak-banyakan yang bisa dimobilisasi mungkin dengan isu-isu yang sentimennya, SARA mungkin,” jelas Rian sambil menunjuk Habiburokhman.

“Dia saja mungkin ngomongnya sentimen SARA, dari mana,” timpal Habiburokhman.

Kemudian tampak keduanya berdebat dengan melontarkan argumennya masing-masing.

Terlihat keduanya tidak ingin mengalah untuk memberikan kesempatan berbicara hingga keduanya saling tunjuk.

Mendengar perdebatan itu, lantas penonton memberikan tepuk tangan mereka.



Kemudian, Habiburokhman kembali ingin menjelaskan pemaparannya terkait satu di antara kampanye yang dilakukan Prabowo.

Habiburokhman mencontohkan bahwa kampanye Prabowo seperti saat di GBK, Jakarta tidak ada unsur SARA.

“Ada doa lintas agama,” ungkap Habiburokhman.

“Teman-teman lintas agama hadir semua.”

“Kurang apa? Itu masih Anda fitnah SARA,” sambung Habib dengan mengelus dada.

Menanggapi itu Rian menyatakan bahwa kemenangan pilpres nantinya juga ditentukan oleh masyarakat.wowtribunnews