Prabowo Bilang UI Cuma Punya 1 Profesor Fisika, Ini Datanya

10
loading...

 
Gosipviral.com – Dalam pidatonya pada perhelatan Indonesia Economic Forum belum lama ini, Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengungkapkan minimnya jumlah pakar setingkat profesor bidang fisika yang ada di RI.

Bahkan ia mengaku pernah mendapat ‘bisikan’ bahwa jumlah profesor bidang fisika di Universitas Indonesia (UI) hanya satu.

Hal itu menurutnya, menjadi biang keladi masih tertinggalnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia.

Begini cerita lengkapnya yang dirangkum detikFinance, Jakarta, Selasa (27/11/2018). (dna/ara)

1. Pidato Prabowo: Profesor Fisika di UI Hanya Satu 

Berikut kutipan lengkap Prabowo Subianto soal jumlah profesor fisika di UI yang disampaikan dalam perhelatan Indonesia Economic Forum:

“…Lulusan dari bidang sains, teknologi, teknik (engineering), matematika, berjumlah 300.000 per tahun. Di Tiongkok 1,3 juta lulusan per tahunnya. Empat (4) kali lebih banyak dari Amerika Serikat (AS) yang lulus di bidang sains, teknologi, dan matematika. Di Indonesia? Saya agak sedikit ragu mengenai jumlahnya, tapi saya berasumsi jumlahnya sangat menyedihkan.

Saya pernah berbincang dengan seorang Fisikawan peraih Nobel dari Amerika Serikat saat dia berkunjung ke Indonesia. Dia bercerita mengenai kunjungannya ke Departemen Fisika, Universitas Indonesia, salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Setelah berkunjung kesana, malamnya kami bertemu dan dia bercerita.

Seperti Anda semua tahu bagaimana para ilmuwan itu, mereka bukan diplomat, mereka bukan politisi, mereka berkata apa yang mereka pikirkan (apa adanya, blak-blakan). Dan dia bercerita kepada saya, “Dengan hormat Pak, bagaimana bisa negara anda, negara dengan penduduk terbanyak ke-empat di dunia, dan di perguruan terbaik anda hanya ada satu profesor fisika? Satu?

Saya menceritakan ini saat saya memberikan ceramah di Fakultas Ekonomi beberapa bulan lalu, Pak Dino juga hadir di sana.

Ketika saya menceritakan ini di Universitas Indonesia, di sana hadir Wakil Rektor, dan dia pertama yang protes “Tidak benar itu! Tidak benar kalau kita hanya punya satu Ph.D (Doktor) Fisika!”.

Lalu saya berkata “Baik Pak, bolehkah saya bertanya berapa yang Anda (UI) punya?” Lalu dia menjawab “Kami akan cek.” Bisa Anda bayangkan, seorang Wakil Rektor tidak mengetahui berapa banyak Ph.D (Doktor) yang dia miliki? Sangat sedih.

Abad ke-21 adalah abad tentang sains, tentang teknologi dan teknik. Bagaimana kita bisa bersaing tanpa sains.”

2. Benarkah Profesor Fisika di UI Hanya 1? 

detikFinance pun langsung melakukan penelusuran. Mengutip laman resmi staff.ui.ac.id, ditemukan ada lebih dari satu profesor bidang fisika yang mengajar di FMIPA UI.

Sosok pertama adalah Prof. Dr. Drs. Terry Mart. Pria kelahiran Palembang, 3 Maret 1965 ini mengemban tanggung jawab sebagai kepala grup pengembangan teori nuklir dan partikel fisika.

Terry menyelesaikan pendidikan sarjananya di UI pada tahun 1988 dengan predikat cumlaude. Hingga tahun 2009, ia telah menerbitkan sedikitnya 100 artikel ilmiah yang dituangkan dalam sejumlah jurnal dan berbagai forum konferensi fisika tingkat dunia.

Sosok lainnya adalah Prof. Dr. A Harsono Soepardjo, M.Eng. Pria kelahiran Solo 7 Juli 1951 ini juga aktif mengajar di FMIPA UI. Salah satu hasil penelitiannya adalah sistem pengering ikan tenaga matahari dengan penerapan efek trapezoidal greenhouse di tahun 2005.

Termasuk Prof Harsono dan Terry Mart, seluruhnya ada 5 orang penyandang Profesor bidang Fisika di UI. Berikut daftarnya:

Prof. Dr. A. Harsono
Prof. Dr. Anto Sulaksono
Prof. Dr. Djarwani S.Soejoko
Prof. Dr. Rosari Saleh
Prof. Dr. Terry Mart

3. Kiprah Para Profeosor Fisika UI 

Mengutip laman resmi staff.ui.ac.id, UI ternyata punya lebih dari satu profesor bidang fisika. Prestasinya pun terbilang cukup membanggakan karena tak hanya jago kandang, tapi juga telah dikenal hingga ke manca negara.

Sebut saja Prof. Dr. Drs. Terry Mart. Pria 53 tahun tersebut kini mengabdikan diri sebagai dosen dan guru besar di FMIPA Universitas Indonesia.

Di kancah internasional, Sarjana fisika dengan predikat cum laude itu sering terlibat dalam sejumlah penelitian di luar negeri.

Dalam rentang 1997-2000, ia aktif melakukan penelitian di Departemen Fisika Universitas Indonesia, Universitas George Washington, Washington DC, Amerka Serikat.
Ia juga pernah terlibat dalam penelitian di Okayama University of Sciences Jepang hingga Institut Kernphysik, University of Mainz, Jerman.

Penelitian yang dilakukan oleh Terry Mart sebagian besar mengenai elektromagnetik dari keanehan pada nukleon dan inti atom, sifat resonansi nukleon, produksi hypertriton dan hypernuclei, dan sifat dari materi bintang neutron.detik.com