Keliling CFD, Komunitas Peduli Hijab Tolak Perayaan Valentine, Ini Tuntutannya

6
loading...


Gosipviral.com – Komunitas peduli hijab menggelar kegiatan Gerakan Menutup Aurat (Gemar) di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (10/2). Kegiatan ini dilakukan jelang, sekaligus sebagai penolakan perayaan Hari Valentine.

“Kan 14 Februari identik dengan hari valentine, kami ingin di bulan yang identik dengan valentine ini mereka justru menjalankan syariat islam, menutup aurat, dan juga menutup isu valentine,” ujar Hanna di area CFD, kawasan Sudirman, Jakarta. 

Selama kegiatan GEMAR ini, ia menyebut telah menyebar 30 Hijab syar’i kepada para peserta CFD di sepanjang area Patung Kuda Indosat hingga mainstage acara GEMAR 2019 yang berlokasi di dekat Patung Jendral Sudirman. 

“Tadi ada sekitar 10 titik sepanjang patung kuda sampai mainstage, setiap titik kami sebar 30 hijab,” katanya. 

Selain untuk menutup isu valentine, ia juga meminta kaum muslimah sadar terhadap kewajiban menutup aurat, tidak hanya untuk perempuan tetapi juga untuk laki-laki. 

Makanya, di sepanjang area CFD saat menggelar Fun Walk, mereka juga mengenalkan kewajiban berhijab kepada masyarakat. 

“Insyaallah memperkuat dan mempererat tali silaturahmi lintas dakwah dan komunitas dakwah, serta membuat khalayak umum sadar menutup aurat itu wajib sesuai syariat islam tidak hanya perempuan, tapi juga untuk laki-laki,” terang dia. 

Sebelum menggelar acara di CFD, malam sebelumnya mereka juga wajib mengikuti kegiatan Mabit atau Malam Bina Iman dan Taqwa yang digelar pada Sabtu Malam sampai menjelang subuh. 

Selama kegiatan itu, para peserta akan diberi beberapa kajian islam hingga membaca Al-Quran dan Hadist bersama. “Semalam kami gelar mabit, di sana belajar juga soal syariat islam,” imbuh dia. 

GEMAR sendiri telah digelar selama empat tahun sejak 2016 lalu dan telah menjaring ribuan perempuan dari berbagai usia untuk hijrah dan mengenakan hijab. Di acara ini, mereka menggelar Hijrah massal dengan mendatangkan 100 perempuan muslim yang berhijrah. 

Mereka adalah perempuan-perempuan muslim yang sebelumnya tidak menggunakan hijab, namun kini meyakinkan diri untuk hijrah dan mengenakan hijab syar’i. 

“Nanti kami akan menggelar Hijrah Massal yang diikuti 100 perempuan yang sudah meyakinkan diri untuk berhijrah,” tandasnya.(CNNIndonesia.com)