Jejak Kasus Habib Bahar Yang Hina Jokowi, dari Kasus Sweeping hingga kerusuhan di……….

7
loading...


Gosipviral.com – Pria kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 23 Juli 1985, itu dilaporkan oleh Sekjen Jokowi Mania (Joman), La Kamarudin, dan Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid.

Ceramah-ceramah Habib Bahar jadi sorotan karena dianggap kasar. Selain itu, jejak masa lalunya pun mendapat perhatian.

Tercatat, Habib Bahar pernah ditahan polisi pada 2012 silam. Dia ditetapkan jadi tersangka dan ditahan atas aksinya memimpin sweeping di Kafe de Most, Bintaro, Jakarta.

Habib Bahar mendatangi kafe tersebut bersama massa pada Minggu, 29 Juli 2012, sekitar pukul 01.30 dini hari. Mereka datang dengan membawa bersenjatakan celurit, stik golf, golok, hingga pedang samurai serta bendera ormas. Para pelaku merusak dan menghancurkan barang-barang di kafe dan memukul dua karyawan kafe.

Kepada polisi, Habib Bahar mengaku kesal karena kafe tersebut tetap buka selama bulan Ramadhan. Habib Bahar lantas nekad melakukan aksi sweeping tanpa berkoordinasi dengan aparat terkait.

Saat rilis kasus tersebut terbit pada Juli 2012, polisi juga mengungkap jejak kekerasan Habib Bahar. Pemimpin Majelis Pembela Rasulullah itu disebut polisi juga pernah memimpin penyerangan terhadap jemaah Ahmadiyah di Kebayoran lama pada 2010.

Selain itu polisi juga mengatakan, Habib Bahar ikut serta dalam kerusuhan Makam Mbah Priok pada 2010.

Kini, pria berjuluk Habib Bule itu dilaporkan dengan Pasal UU Nomor 1 Tahun 1946 KUHP No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang ITE, serta Pasal 207 KUHP, Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1, dan Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2). Pelapornya adalah Cyber Indonesia dan Jokowi Mania.

Sampai saat ini belum ada komentar dari Habib Bahar terkait pelaporan ini. Jurnalindonesia.id