Hotman Paris Kritik Keras Pemerintah Soal Jalan Tol Ini, ‘Jangan Sok Ngebangun Kalo Tak Sanggup’. Padahal Ini Faktanya!

11
loading...


Gosipviral.com –  Pengacara Hotman Paris kritik pemerintah karena pembangunan jalan tol yang mangkrak, membuat kemacetan total.

Kritik tersebut disampaikannya melalui sebuah postingan video di akun Instagram @hotmanparisofficial, Sabtu (8/12/2018).

Mangkraknya pembangunan jalan tol ini, menurut Hotman, membuat banyak rakyat sengsara.


 Karena banyak waktu dan bensin yang terbuang sia-sia.

“Halo pemerintah Indonesia entah siapa ini. Jalan raya Bekasi – Pulo Gadung, ini pembangunan jalan tolnya mangkrak, berhenti,” katanya.

Menurut pengacara 59 tahun ini, perjalanan ini seharusnya bisa ditempuh dalam waktu 1 jam, namun  kemacetan membuatnya menjadi 5 jam.

Dirinya menyebutkan, jika pemerintah tidak sanggup membangun jalan tol, akan lebih baik tidak perlu dilakukan.

“Ya kalau ga sanggup bangun jalan tol, jangan bangun jalan tol. Ini pembangunan jalan tol di Jalan raya Bekasi – Pulo Gadung udah berapa lama ini berhenti.”

“Rugi rakyat. Halo pemerintah siapa yang tanggung jawab. Jangan sok ngebangun kalau tidak sanggup.”

Hotman mengatakan bahwa dirinya sendiri mengalami kemacetan tersebut saat melakukan perjalanan dari Bekasi menuju Pulo Gadung.

Ia juga meminta Gubernur DKI dan Pemda Bekasi untuk memperjuangkan nasib rakyat.

Agar rakyat tidak merugi waktu dan juga bahan bakar.

Permintaan itu diutarakan di video yang ia unggah di waktu yang bersamaan.

 “Halo gubernur DKI dan Pemda Bekasi, tolong perjuangkan nasib rakyat. Rakyat yang melewati jalan raya bekasi menuju Pulo Gadung macet total.”

“Yang harusnya 1 jam jadi 5 jam karena ada pembangunan jalan tol yang sudah lama mangkrak. Rakyat habis waktu dan bensin 10 kali lipat .”

“Kalau memang tidak sanggup bangun jalan tol kenapa dimulai?”

“Jangan sok pamer bisa bangun jalan tol.”

“Tolong kalau tidak bongkar jalan tolnya, atau lanjutkan. Ini mangkrak bangunannya, sehingga macet total. “

“Rakyat kasihan ini. Saya barusan lewat 5 jam dari Bekasi ke Pulo Gadung.”



Menjawab Hotman Paris Hutapea Oleh Mak Lambe Turah

Yth pak Hotman, banyak yg kita ketahui tapi hanya sedikit yg kita pahami.. Jgn sampai kita mnjd bagian org yg menyalahkan org lain tanpa tau duduk persoalannya.


Mengapa mangkrak….begini alur ceritanya:

1. Anies Sebut 6 Tol Dalam Kota Diambil Alih Pusat Usai Pilkada 2017, 13 Juli 2018


2. Anies: 6 Ruas Tol Dalkot Jadi Proyek Nasional, Tak Lagi DKI, 13 Juli 2018

3. Menteri Basuki bantah pernyataan Anies 6 ruas tol DKI diambil alih, 14 Juli 2018

4. Sempat Menolak, Ini Alasan Sandi Lanjutkan Proyek 6 Tol Dalkot, 14 Juli 2018


Jadi 6 tol dalam kota DKI Jakarta itu sudah terlampir dalam Peraturan Presiden No.3 Tahun 2016 maupun dalam Peraturan Presiden (Perpres) perubahan No.58 Tahun 2017. Masuknya proyek ini ke dalam PSN mewajibkannya harus dimulai sebelum 2019.

Namun dalam perjalanannya ada tarik ulur sebagaimana link diatas. 
Jadi jangan lantas menyalahkan Pemerintah Pusat lalu minta tolong Gubernur DKI ini seakan2 pemerintah pusat tidak becus padahal  Proyek 6 Ruas Tol Dalkot DKI adalah proyek bersama Pemerintah Pusat dan PemProv DKI.

Bukankah sudah ada jaminan dari pak Cawapres?
Sandi Jamin Proyek 6 Ruas Tol Dalkot Nggak Tambah Macet Jakarta


Nah..jadi paham kan asal muasalnya bang Hotman??