Fadli Zon Tidak Senang Pada Menkeu, Justru Sandiaga Sebut Sri Mulyani Akan Jauh Lebih Cemerlang Bersama 02, Ini Lantarannya…..

3
loading...

Gosipviral.com – Politikus sekaligus Wakil Ketua DPR Fadli Zon melayangkan cibiran pada Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mendapat gelar Menteri Keuangan (Menkeu) terbaik di Asia Pasifik. Fadli berkata gelar itu tak mencerminkan kebanggaan Indonesia.

“Terbaik di mata asing, bukan di mata rakyat Indonesia. Ia telah membuat tuannya senang makanya diganjar hadiah. Bu, hadiah terbaik adalah dr rakyat, yaitu bisa tersenyum dg keadaan. Ekonomi sulit rakyat makin menderita,” ujar Fadli Zon pada akun Twitter resminya.


https://platform.twitter.com/widgets.js

Kritikan Fadli merupakan yang kedua kalinya setelah tahun lalu ia mengucapkan hal serupa ketika Sri Mulyani mendapat gelar Menteri terbaik di dunia. Penghargaan itu diberikan oleh World Government Summit di Dubai, Uni Emirat Arab.

Ini adalah ketiga kalinya Sri Mulyani mendapat gelar menteri keuangan terbaik versi FinanceAsia. Sebelumnya ia mendapat gelar tersebut pada tahun 2017 dan 2018. 

Salah satu pencapaian Sri Mulyani yang disorot FinanceAsia adalah kemampuannya menjaga stabilitas rupiah di tengah perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Ia pun tercatat membuat defisit anggaran menjadi lebih rendah dalam enam tahun terakhir.

Masih pada tahun ini, Sri Mulyani juga mendapat gelar Menteri Keuangan Terbaik versi The Banker. Pemimpin IMF Christine Lagarde pun turut memuji prestasi Sri Mulyani dan menyatakan penghargaan itu pantas diraih olehnya

Sri Mulyani Kembali Jadi Menkeu Terbaik di Asia Pasifik

Sri Mulyani kembali dinobatkan sebagai Menkeu Terbaik di Asia Pasifik versi majalah keuangan FinanceAsia pada 2 April 2019.

Sebelumnya, FinanceAsia telah menobatkan Sri Mulyani sebagai Menkeu terbaik se-Asia Pasifik pada 2017 dan 2018.

Menurut FinanceAsia, Sri Mulyani berhasil membawa ekonomi Indonesia ke arah lebih baik dengan mencatatkan defisit anggaran terendah dalam enam tahun terakhir pada 2018 (1,76 persen dari produk domestik bruto/PDB). Demikian mengutip dari keterangan tertulis, Kamis (4/4/2019). 

Melalui program amnesti pajak yang diluncurkan pada 2016-2017, Sri Mulyani berhasil meningkatkan kepatuhan pajak yang pada akhirnya berhasil meningkatkan penerimaan perpajakan.

Melalui Global Green Sukuk, Sri Mulyani juga mengantarkan Indonesia menjadi negara Asia pertama yang menjual green bonds, surat utang yang digunakan secara spesifik membiayai proyek-proyek untuk iklim dan lingkungan yang terjual hingga USD 1,25 miliar.


Selain itu, di tengah pelemahan nilai tukar seiring perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) juga dinilai berhasil menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Sandiaga Sebut Sri Mulyani Akan Jauh Lebih Cemerlang Bersama Prabowo-Sandi

Cawapres 02 Sandiaga Uno menyebut Menteri Keuangan Sri Mulyani kinerjanya akan semakin cemerlang ketika bekerja di bawah pemerintahan Prabowo-Sandi. Sri Mulyani, imbuhnya merupakan salah seorang menteri yang sering berprestasi di dunia internasional.

“Bu Sri (Sri Mulyani) memiliki keharusan untuk punya pemerintahan yang kuat. Dengan kepemimpinan yang tegas, Bu Sri akan jauh lebih cemerlang bersama Prabowo-Sandi,” kata Sandiaga Uno, usai kampanye terbuka di Lapangan Demang Wonopawiro, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari pada Jumat (5/4/2019).

Sandi mengatakan apabila memenangi Pilpres pada 17 April mendatang, Pemerintahan Prabowo-Sandi akan melakukan reformasi secara struktural. Dikerjakan oleh pemerintahan yang kuat dan tegas. “Karena selama ini di bidang perpajakan belum optimal, juga kemitraan publik dan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur seperti publik market partnership,” ucapnya.

Bersama Prabowo-Sandi sistem akan diperbaiki lebih optimal ke depan. Perbaikan semisal pembangunan infrastruktur, sektor swasta, meningkatkan tax ratio dari yang saat ini kisaran 10 persen kembali ke 15-16 persen.

Untuk diketahui, Sri Mulyani pada 2 April 2019 lalu kembali dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik se-Asia Pasifik versi majalah keuangan FinanceAsia. Ini merupakan penghargaan ketiga, yang sebelumnya juga diterima pada 2017 dan 2018.

“Saya mengucapkan selamat kepada Ibu Sri karena penghargaan yang diberikan dan tentunya kami apresiasi setiap penghargaan yang diberikan kepada menteri keuangan dari dunia internasional,” ucap Sandi.

(jpc/pojoksulsel)