Duh, Bikin Haru! Curhat Keluarga Korban Kecelakaan Maut Dul, Soal Santunan Pasca Ahmad Dhani Ditahan

34
loading...


Gosipviral.com –  Keluarga korban kecelakaan maut Dul Jaelani, putra Ahmad Dhani mulai angkat bicara.

Para keluarga mengutarakan uneg-uneg mereka lewat program Barista.


Dalam program yang tayang di Global TV dan Youtube Starpro Indonesia, para korban menyampaikan soal santunan Ahmad Dhani.


Devi, adik Agus Surahman misalnya.

Devi mengungkap bahwa Dhani smepat menjanjikan pekerjaan dengan gaji Rp 2 juta.

Namun ternyata sampai sekarang, janji itu tak terealisasikan.

Ya ‘kan awalnya bilangnya nanti boleh kerja di tempat dia, terus ‘kan per bulannya Rp 2 juta satu anak. Tapi nggak nyampe ini udah diputus. Jadi mungkin dia nggak sanggup jadi disuruh bayar satu anak Rp 150 juta,” ucap Devi.


Tak hanya Devi.

Anggota keluarga almarhum Komarudin yang disantuni Rp 4 juta pun ikut buka suara.

Dalam video yang diunggah pada Rabu (14/2/2019) itu, disebutkan bahwa ketiga anak Komarudin akan dikuliahkan sampai selesai.

Namun kini, Dhani seakan kurang perhatian kepada keluarga almarhum.


Apalagi sejak Dhani ditahan. Keluarga Komarudin hanya menerima sedikit santunan yang dijanjikan sang penyanyi.

Hal itu disampaikan salah satu anggota keluarga Dhani yang tak disebutkan namanya.


“Dia ‘kan janji anaknya, kuliah sampai selesai. Tiga-tiganya gitu. Tapi sekarang gimana ya, kurang perhatian juga. Ya itu yang bilang Rp 4 juta. Ya ini lagi dia ada gini (masalah) ini. Kalau yang kemarin kemarin dia ada urusan dia disidang lancar. Walaupun sedikit kita menerima lah,” ujarnya.

Untuk itulah, ia sempat memberi saran kepada istri Komarudin yakni Poni.

Jika memang santunan dipersulit, maka mereka bisa ke rumah Dhani untuk menanyakan soal santunan itu.


Apalagi karena anak-anak Dhani semuanya sudah bisa bekerja dan mencari uang.

“Saya juga sering kasih saran begini sama Poni. Poni, kalau emang dipersulit uangnya, kita datengin aja ke sono, gitu. Dia ‘kan anaknya enak udah bisa nyari duit,” lanjutnya lagi.


Berbeda dengan keluarga Komarudin, Devi mengaku kasian dengan Dhani.

Namun ia sendiri juga membutuhkan biaya hidup.

Akibatnya, Devi mengaku dirinya bingung jika ingin mengadu.

“Ya kasian ya. Tapi gimana ya butuh biaya hidup. Jadi pengennya sih nuntut ya kalau lagi keadaan kayak gitu juga ya mau dipaksain bingung mau kemana mau bagaimana,” ujar Devi.

Berbeda dengan Devi dan keluarga almarhum komarudin, Hade, mantan Istri Robby Yaser Affan hingga saat ini masih menerima uang bulanan dari Ahmad Dhani untuk biaya pendidikan anaknya. Uang tersebut dikirim melalui asisten Ahmad Dhani dengan cara ditransfer melalui rekening bank.

“Masih, uang bulananya masih di kasih. Dari Ahmad Dhani saya terima Rp 3,5 juta perbulan,” ujar Hade saat dihubungi Suara.com, Jumat (8/2/2019).

Robby Yaser Affan merupakan satu dari tujuh korban kecelakaan maut yang melibatkan anak Ahmad Dhani, Abdul Qodir Jaelani alias Dul di jalan Tol Jagorawi beberapa tahun lalu. Akibat kejadian itu, Robby tewas dan harus meninggalkan satu anak laki – laki bernama Alief Muhammad Belfast dan satu istri.

Atas dasar itu, Ahmad Dhani akan bertanggung jawab membiayai sekolah putra sulung Robby hingga ke bangku kuliah. Meski kekinian Ahmad Dhani mendekam di balik jeruji besi, biaya pendidikan untuk Belfast rupanya masih tetap diberikan tanpa pernah terlambat.

“Bulananya masih di kasih terus,” kata dia.

Untuk diketahui, Belfast, putra semata wayang Robby kini sudah menginjak bangku SMA kelas 1. Hingga menginjak bangku kuliah nanti, biaya pendidikan Belfast akan ditanggung oleh pihak Ahmad Dhani.

“Iya waktu itu (janjinya) sampai kuliah tapi anak saya belum kuliah, masih SMA,” terangnya.

Pada 8 September 2013 silam, putra Ahmad Dhani atau yang akrab disapa Dul ini mengalami kecelakaan di tol Jagorawi kilometer 8.

Mobil Lancer berplat nomor polisi B 80 SAL yang dikendarainya menerobos batas jalan dan masuk ke arah berlawanan sehingga menabrak Daihatsu Granmax berplat nomor polisi B 1349 TEN dan manabrak Avanza berplat nomor B 1882 UZJ.

Akibat kejadian itu, tujuh orang tewas dan enam orang luka-luka. Dari ke tujuh korban tersebut, Roby menjadi korban dengan luka terparah.(grid.id/suara.com)