Ditangkap, Ini Motif Mahasiswa di Makassar Pukul Polisi Saat Unjuk Rasa

10
loading...

Gosipviral.com – Mahasiswa pelaku pemukulan polisi saat aksi unjuk rasa di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditangkap, Awal Juli (22). Pelaku nekat melakukan aksinya karena kesal dengan pengamanan yang dilakukan polisi saat aksi demonstrasi.

“Jadi pada saat kami interogasi singkat, pelaku melakukan hal itu karena pengakuannya dia mendapatkan perlakuan yang kurang baik dari anggota Polri. Padahal di situ anggota Polri melakukan pengamanan saat mereka berorasi dan melakukan demo,” ujar Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Ahmad Syah Jamal, pada Minggu (7/4/2019).

Padahal, dalam aksi unjuk rasa yang digelar oleh pelaku bersama rekan mahasiswa lainnya dalam situasi yang sudah mulai anarkis dan menggangu ketertiban umum.

“Itu adalah hal wajar, apabila anggota menghalau mereka untuk menutup jalan dan membakar ban karena itu melanggar ketertiban umum,” ucap Ipda Jamal.

Lanjut Ipda Jamal, setelah ditangkap anggota juga langsung melakukan pengecekan urine pelaku.

“Jadi sudah kami cek dan kami tanyakan dia pada saat itu tidak terpengaruh dalam minuman keras dan obat-obatan, hasil urinenya pun negatif,” lanjut dia.

Untuk diketahui, Kanit Provost Polsek Tamalate, Ipda Darwis dipukul oleh demonstran saat mengawal unjuk rasa di perempatan Alauddin dan Pettarani, Makassar.

“Iya, tadi siang, saat anggota kita berusaha menghalau dan memberi nasihat kepada pengunjuk rasa untuk tidak menutup jalan dan bakar ban karena masyarakat resah, tapi langsung melakukan pemukulan,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indraatmoko saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (5/4/2019).

Penangkapan pelaku dilakukan tim Jatanras Polrestabes Makassar diback up Resmob Polda Sulsel, setelah melakukan penyelidikan. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan di sebuah rumah kos di kawasacan Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Pelaku kemudian dibawa ke Polrestabes Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan pasal 212 dan 214 KUHP tentang melawan petugas dan secara bersama-sama dengan ancaman kurungan penjara 6 tahun.

“Kita sudah tangkap kira periksa 24 jam, nanti kita periksa kalau terbukti dan 2 alat bukti, maka lakukan penahanan,” jelas AKBP Indratmoko.
(detik)


Viral Video Mahasiswa Ajak Duel dan Tampar Aparat saat Demo, Lihat Reaksi sang Polisi

Ini Motif Mahasiswa di Makassar Pukul Polisi Saat Unjuk Rasa
Sebuah video yang memperlihatkan oknum mahasiswa mengajak duel hingga menampar polisi viral di media sosial.

Satu akun yang turut mengunggah video tersebut adalah akun Instagram @indonesian_militaredia, Jumat (5/4/2019).

Berdasarkan keterangan unggahan, peristiwa tersebut terjadi saat aparat kepolisian berupaya menertibkan para mahasiswa yang tengah berunjuk rasa di pertigaan Jalan AP Pettarani – Sultan Alauddin, Makassar.

Polisi menertibkan para mahasiswa karena unjuk rasa tersebut menutup jalan sehingga menyebabkan lalu lintas macet.

Oknum mahasiswa yang tak terima ditertibkan lantas membuja baju dan mengajak duel seorang polisi.

Tak hanya itu, polisi tersebut juga ditamparnya.

Disebutkan, video ini terjadi dan langsung viral pada Jumat (5/4/2019) ini.

Sementara itu, berdasarkan video yang diunggah, tampak sejumlah aparat kepolisian menggiring mahasiswa dari tengah jalan ke pinggir.

Sementara aparat lainnya berusaha mengatur kendaraan yang melintas untuk tetap melaju.

Saat ditertibkan, seorang mahasiswa yang sudah melepas kausnya maju ke arah seorang aparat yang memakai persenjataan lengkap.

Tampak mereka adu argumen dan saling tunjuk.

Namun, polisi tersebut tak menghiraukan, dan pergi berbicara dengan mahasiswa lainnya.

Mahasiswa yang sudah membuka baju itu kembali beradu lagi dengan polisi lain.

Tampak ia melawan sang polisi yang berusaha menertibkannya.

Polisi itu menahan sang mahasiswa agar tak menghalangi jalan kendaraan yang ingin melintas dengan menggunakan lengannya.

Tak berapa lama, mahasiswa tersebut langsung melayangkan tamparan kearah sang polisi.

Suara benturan tangan sang mahasiswa dan helm yang dikenakan sang polisi bahkan terdengar jelas.

Helm sang polisi itu sampai miring.

Ditampar, polisi tersebut diam dan hanya membenarkan posisi helmnya.

Namun, polisi lain yang melihat temannya ditampar langsung mendekati sang mahasiswa.

Namun, mahasiswa tersebut sudah ditarik mundur menjauh oleh teman-temannya.

Seusai hal tersebut, sebagian besar mahasiswa langsung mundur.

Namun, sejumlah mahasiswa lain tampak masih melawan dan beradu argumen dengan polisi.

//www.instagram.com/embed.js