Debat Panas soal Unicorn, Adian Napitupulu dan Miftah Sabri Marah-marah hingga Saling Tunjuk

17
loading...

Gosipviral.com – Juru Bicara (Jubir) Tim Kemenangan Nasional (TKN) pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Adian Napitupulu terlibat debat panas dengan Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Miftah Sabri.

Hal itu terlihat saat keduanya menjadi narasumber dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam seperti yang diunggah channel YouTube Talkshow tvOne, Senin (18/2/2019).

Perdebatan keduanya bermula ketika Miftah sabri mengungkapkan soal unicorn, yang dipaparkan oleh Prabowo dalam debat kedua capres.

Ia menuturkan bahwa sebenarnya Prabowo mengerti apa yang dimaksud dengan unicorn.

Miftah sabri menyatakan bahwa apa yang disampaikan Prabowo saat itu sudah jelas.

“Pak Prabowo paham kalau ditanya starup unicorn jelas jawabannya, unicorn kan bisa saja saja cerita legenda kuda dari Yunani yang dibahas di legenda-legenda mitologi kan ya,” papar Miftah Sabri.

“Tapi clear kok jawabannya periksa kata demi kata yang disampaikan disitu, infrastruktur apa yang mau dibangun oleh pertanyaan Pak Jokowi untuk unicorn-unicorn yang ada,” sambungnya.



Lantas Miftah Sabri menjelaskan kembali maksud jawaban Prabowo soal unicorn terkait infrastruktur perpajakan.

“Jadi unicorn ini pertanyaan dan jelas Pak Prabowo menjawab infrastruktur perpajakan karena apa menteri keuangan mau kejar transaksi online itu dengan pajak,” jelas Miftah Sabri.

“Pak Prabowo menjawab dengan clear infrastruktur perpajakan yang akan dia longgarkan.”

“Dan yang kedua clear juga bahwa menteri perindustrian Pak Jokowi menyampaikan bahwa banyak barang-barang yang ada khususnya e-commerce ya yang ada di Indonesia ini adalah barang-barang dari luar negeri dan ini yang menjadi konsen Pak Prabowo.”

“Tapi karena yang dijeda itu online-online, itu ditertawakan, yang dibully, tapi saya paham saja ya apalagi orang yang enggak ngerti konteksnya,” sambungnya.

Mendengar penjelasan tersebut, Adian tampak langsung menanggapi.

Menurut Adian, Prabowo bertanya beberapa kali kepada Jokowi soal unicorn dalam debat menunjukkan bahwa Ketua Umum Gerindra itu tidka paham.

“Kalau thau kan enggak usah nanya,” kata Adian.

“Tapi bahwa kemudian dia bertanya beberapa kali menegaskan kebingungannya, itu menunjukkan dia tidak paham,” imbuhnya.

Di tengah pernyataan Adian, tampak Miftah Sabri selalu menyela pernyataannya.

Miftah Sabri selalu menegaskan bahwa sebenarnya Prabowo mengerti apa yang dimaksud dengan unicorn saat debat capres.

Namun, tampak Adian kembali meneruskan penjelasannya.

“Artinya lucu ketika kemudian jika calon presiden berpikir ini debat mitologi, tidak dong,” kata Adian.

Kembali lagi Miftah Sabri menyela penjelasan Adian dengan nada tinggi.

“Hanya meng-clear-kan yang online-online ketika ia dijawab dengan jelas memberikan kelonggaran perpajakan,” kata Miftah Sabri.

Tampak Adian mulai tersulut emosi ia lantas menaikkan nada suaranya.

“Sebentar begini, pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan menunjukan jelas menunjukkan bahwa dia (Prabowo) tidak terlalu paham apa yang disampaikan oleh Jokowi,” ucap Adian.

“Menurut Adian,” kata Miftah Sabri.

“Bukan menurut Adian itu yang diketahui oleh publik, itu kemudian yang menarik dalam berdebatan,” balas Adian.

Lantas terlihat keduanya adu pendapat dengan menaikan suara mereka hingga saling tunjuk satu sama lain.

Bahkan keduanya tampak cukup emosi saat itu.


Meski pembawa acara ingin melerai berdebatan itu, keduanya tetap melontarkan argumen masing-masing.

“Jawabannya clear kok,” kata Miftah Sabri.

“Apanya yang clear,” jawab Adian.

“Kurang apa pelanggaran pajak,” sambung Miftah Sabri dengan nada tinggi.

“Kalau tidak paham jangan nanya, lucu dong. Itu ditonton jutaan orang dan itu mempermalukan dirinya sendiri,” kata Adian yang masih menunjuk Miftah Sabri.

“No no no, pertanyaan itu niatnya mempermalukan tapi tujuannya enggak tercapai,” jawab Miftah Sabri.

Pembawa acara tampak mau melerai perdebatan keduanya, namun tak dihiraukan oleh Adian dan Miftah Sabri.tribun wow

Simak videonya di sini: